Categories
Artikel

MELOMPATI JURANG “ADOPTION CATEGORY”

Kok bisa ya, kopi kenangan menjadi menjadi startup unicorn di bidang makanan dan minuman (F&B) pertama di Asia Tenggara dengan nilai valuasi menembus US$1 miliar. Atau Chatime yang menjual “pearl” milk tea menjadi kedai teh  waralaba terbesar di dunia dengan  2500 outlet di 38 negara.  Padahal produk yang dijual kopi dan teh yang semua orang  […]

Categories
Artikel

MENEMUKAN TARGET KONSUMEN UNTUK PRODUK INOVASI

Kesinambungan dan pertumbuhan ekonomi berasal dari sektor perdagangan dan industri karena adanya inovasi yang dilakukan entreprenuer (Schumpeter, 1934). Entreprenuer melakukan inovasi dengan mengkombinasikan produk, pasar, metode/proses, sumber bahan baku dan organisasi yang baru untuk menghasilkan laba (entrepreneurial profit)  dengan prinsip monopoli yang akan mendorong pembangunan ekonomi (Schumpeter, 1934). Meski inovasi mampu memberikan keuntungan monopoli bagi […]

Categories
Artikel

MENCIPTAKAN NEW MARKET CATEGORY

Istilah distruption telah populer di kalangan pelaku usaha. Namun, pada prateknya pelaku usaha kerap kesulitan untuk membedakan antara perubahan yang disruptive dengan perubahan yang improvement. Atau, kapan kita bisa menyatakan sesuatu inovasi sebagai disruptive innovation. Fuchs dan Golenhofen (2019) menyebutkan disruptive innovation merupakan inovasi yang membuat sesuatu yang lama menjadi usang. Perubahan yang benar-benar mengubah […]

Categories
Artikel

PILIH MANA: ADD VALUE ATAU CREATE VALUE?

Kok bisa pemimpin pasar gagal bersaing dalam persaingan pasar, seperti yang dialami Kodak dan Nokia? Kodak yang berdiri tahun 1892 menjadi pionir pengembangan fotografi film, bahkan pernah menguasai 90% market di Amerika Serikat dengan tagline-nya “Kodak moment”. Namun, memasuki abad ke-21, perusahaan ini mulai mengalami kemunduran dan 2012 mengajukan permohonan mendapat perlindungan kepailitan. Kemunculan teknologi […]

Categories
Artikel

PERILAKU KONSUMEN DAN DISRUPTIVE INNOVATION

Istilah disruptive innovation pertama kali diperkenalkan Christensen & Bower (1995) yang mengungkapkan bagaimana perusahaan baru dapat mengalahkan perusahaan pemimpin pasar dapat persaingan bisnis meski tetap melakukan inovasi pada bisnis mereka. Perusahaan yang menjadi pemimpin pasar biasanya lebih mengutamakan berinvestasi secara agresif dan mengembangkan teknologi untuk mempertahankan pelanggan mereka saat ini. Selain itu, mereka mengabaikan untuk […]

Categories
Artikel

OPEN INNOVATION DAN BRAND DISRUPTION

Kewirausahaan  dan inovasi merupakan jalan  untuk memecahkan tantangan global abad ke-21, mendorong pembangunan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, menghasilkan pertumbuhan ekonomi baru dan memajukan kesejahteraan manusia (World Economic Forum, 2009). Inovasi menjadi keunggulan kompetitif bagi pelaku usaha, namun bagi sebagian besar pelaku UKM hal ini menjadi tantangan karena pelaku UKM memiliki keterbatasan pada sumber daya (SDM, […]

Categories
Artikel

OPEN INNOVATION DI ERA EKONOMI DIGITAL

Don Tapscott (1995) menyatakan Digital Economy  menghasilkan sektor industri baru yang merupakan hasil konvergensi industri komputasi, komunikasi, dan konten yang mengubah cara kita melakukan bisnis, bekerja, bermain, hidup, dan bahkan berpikir.  Konvergensi komputasi, komunikasi dan konten memungkinkan ribuan individu dan produsen kecil untuk bersama-sama menciptakan produk, mengakses pasar, dan melayani pelanggan dengan cara yang hanya […]

Categories
Artikel

“CROSS BRANDING” CARA CEPAT MEMBANGUN BRAND

Perkembangan teknologi internet dan media sosial memudahkan setiap orang untuk melakukan bisnis. Reseller menjadi pilihan praktis bagi tiap orang yang ingin memiliki usaha sendiri. Hanya dengan memiliki akun media sosial, tiap orang sudah bisa membangun bisnis mereka. Namun, kemudahan menjadi Reseller membuat persaingan menjadi ketat dan sering kali bukannya untung malah rugi. Kondisi ini menimbulkan […]

Categories
Artikel

CARA MUDAH BERALIH KE BISNIS ONLINE

Kajian pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pelaku usaha yang dilakukan BPS (2020) memperlihatkan bahwa kemampuan pelaku usaha untuk bertahan di masa pandemi menunjukkan bahwa 25,94% pelaku usaha mampu bertahan lebih dari 3 bulan, 14,58% pelaku usaha mampu bertahan kisaran 1 hingga 3 bulan dan 4,17% pelaku usaha hanya bisa bertahan kurang dari 1 bulan. Disamping itu, […]

Categories
Artikel

PENJUAL DAN PEMBELI SAMA-SAMA UNTUNG

Pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Kajian yang dilakukan BPS (2020) terhadap “Analisis Dampak Covid 19 terhadap Pelaku Usaha” menyebutkan 82,85% pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan, Kondisi ini menyebabkan 5,56% perusahaan memilih mengurangi jumlah pegawai yang bekerja, yakni  52,23% industri pengolahan, 51,37% sektor konstruksi, 50,52% sektor akomodasi dan makan minum […]