Kategori
Artikel

BRAND IS AN EMOTIONAL BONDING

indonesiaspicingtheworld.com. Seperti yang sudah kita tahu sebelumnya, brand bukan sekedar perkara identitas visual, tagline, logo, atau merk, dan sebagainya. Brand adalah suatu entitas yang mencakup ekspektasi, kenangan, cerita, dan hubungan emosional. Ini sejalan sama apa yang dikatakan Seth Godin, “A brand is the set of expectations, memories, stories and relationships that, taken together, account for a consumer’s decision to choose one product or service over another.”

 

Ada ekspektasi, ada kenangan, ada cerita, ada hubungan mendalam. Brand meliputi rangkaian elemen emosional ini. Brand menggambarkan keseluruhan pengalaman dan interaksi yang dibangun dengan konsumen, menciptakan ikatan emosional yang memengaruhi keputusan transaksi. Tanpa elemen ini, mustahil preferensi mereka akan jatuh pada produkmu.

 

Bagaimanapun, hubungan personal antara brand dan konsumen adalah esensinya. Brand yang bisa menjalin hubungan bermakna dengan konsumennya, akan lebih banyak dilirik. Interaksi yang membangun trust dan memberikan experience bagus nggak cuma membangun loyalitas, tapi juga menciptakan para advocate yang die hard untuk bisnismu.

 

Long story short, brand bukan hanya jadi sebuah identitas secara visual, tapi jadi sebuah cerita dan nilai yang terus berkembang dan mempengaruhi keputusan konsumen selamanya. Tanpa brand, nggak ada alasan konsumen untuk jatuh hati, setia, apalagi jadi die hard fans buat bisnis/produkmu

 

Untuk insight lainnya seputar brand, follow Instagram @subiakto, kunjungi website subiakto.com dan rumahukm.com. Subscribe juga channel YouTube Pak Bi di Subiakto Official.

 

Penulis: Nungki Mayangwangi

@mayangwangi